Baraca Capital Membawa Strategi Properti Global ke Jakarta

JAKARTA | 15 JANUARI 2026
Pada tanggal 15 Januari 2026, Baraca Capital mengumpulkan investor Indonesia di Hotel Four Seasons Jakarta untuk acara " Build Your Portfolio ", sebagai bagian dari seri briefing privat global tentang strategi investasi properti internasional.
Pertemuan tersebut mencerminkan momen transisi. Seiring dengan semakin terbuka dan berorientasi ke luarnya modal Indonesia, perbincangan semakin dipengaruhi oleh cara strategi properti internasional dievaluasi dan diterapkan di berbagai pasar.
Wirausahawan, profesional hukum, dan investor swasta terlibat langsung dalam mekanisme pembangunan eksposur properti lintas batas yang dirancang untuk tetap relevan seiring berjalannya waktu, menandai fase yang lebih terencana dalam cara investor Indonesia mendekati posisi jangka panjang.
Sesi siang dibuka dengan sambutan dari Perwakilan Utama Indonesia dan Filipina di Kamar Dagang Dubai, yang mempertegas kedalaman hubungan Jakarta–Dubai. Kontribusinya menempatkan properti internasional dalam konteks ekonomi yang lebih luas, menyoroti bagaimana modal, perdagangan, dan properti semakin bergerak melalui koridor global yang sudah mapan daripada pasar yang terisolasi.
.webp)
Pandangan dari Pimpinan Baraca Capital
Tim kepemimpinan Baraca Capital memimpin diskusi, memberikan wawasan tentang bagaimana investor berpengalaman mendekati investasi properti internasional saat ini.
Asos Harsin, CEO Baraca Capital, melakukan perjalanan dari Dubai ke Jakarta untuk membahas perubahan perilaku investor. Ia membahas tentang meningkatnya ketegasan yang ia amati di kalangan investor yang menyadari bahwa eksposur global tidak lagi bersifat teoretis, melainkan operasional. Mereka yang mengikuti pasar internasional dengan cermat sudah mulai menyesuaikan posisi mereka.
Spike Joore, Partner dan COO, membahas bagaimana investor mengambil keputusan internasional dalam praktiknya. Ia menjelaskan bagaimana peran penasihat Baraca mendukung akses ke pasar global sambil tetap mempertahankan kepemilikan, waktu, dan keputusan akhir di tangan investor. Penekanan tetap pada bagaimana keputusan dibuat, bukan pada hasil penjualan.
Dari sudut pandang lokal, Irma Dwi Putri, Pemimpin Pasar Indonesia, membahas pertanyaan-pertanyaan yang paling sering muncul ketika investor Indonesia mempertimbangkan investasi di luar negeri. Kontribusinya berfokus pada struktur kepemilikan, jalur hukum, dan pertimbangan praktis yang menentukan apakah keputusan investasi properti internasional tersebut layak dilakukan, bukan hanya menarik.

.webp)
Akses Melalui Kemitraan Pengembang
Sebagai bagian dari sesi tersebut, Sobha Realty, salah satu mitra pengembang Baraca Capital, membagikan wawasan tentang proyek-proyek aktif dan yang akan datang. Dengan lebih dari 11 juta meter persegi yang telah diselesaikan di seluruh UAE, Sobha menjadi acuan dalam hal kualitas konstruksi dan standar pelaksanaan di Dubai.
Sobha adalah salah satu dari beberapa pengembang terkemuka yang bekerja sama dengan Baraca Capital di berbagai pasar. Kemitraan ini ada untuk satu tujuan: memberikan akses kepada investor ke proyek-proyek yang telah diverifikasi, wawasan langsung, dan opsi yang tidak selalu terlihat dari luar. Dengan bekerja sama dengan berbagai pengembang yang kredibel, Baraca memudahkan investor untuk membandingkan peluang, memahami perbedaan dalam pelaksanaan, dan membuat keputusan yang terinformasi berdasarkan substansi rather than pemasaran.
Melihat Melampaui Proyek-Proyek Individu
Diskusi tersebut juga membahas kerangka kerja yang lebih luas yang membentuk pasar Dubai, termasuk Masterplan 2040. Selain proyeksi, Baraca Capital menjelaskan bagaimana perencanaan infrastruktur, regulasi, dan kebijakan perkotaan memengaruhi perilaku pasar seiring waktu, serta mengapa faktor-faktor ini penting saat mengevaluasi eksposur properti jangka panjang.
Bagi investor Indonesia, kesimpulannya jelas. Hasil investasi properti internasional lebih bergantung pada posisi aset dalam lingkungan ekonomi dan regulasi yang lebih luas daripada pada narasi jangka pendek.
Kualitas interaksi sepanjang sore hari mencerminkan pasar yang sudah mulai mempertimbangkan hal-hal tersebut.
Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya
Acara di Jakarta menyoroti tingkat kecanggihan yang kini dibawa oleh investor Indonesia dalam percakapan internasional. Pertanyaan yang diajukan bersifat spesifik, terinformasi, dan berorientasi ke masa depan.
Di Baraca Capital, peran kami adalah mendukung keputusan-keputusan tersebut dengan menyediakan akses, wawasan, dan layanan konsultasi terstruktur di berbagai pasar.
Setiap strategi internasional dimulai dengan percakapan yang jelas.
Jika Anda sedang mempertimbangkan langkah selanjutnya di luar pasar lokal, kami mengundang Anda untuk berkonsultasi dengan salah satu penasihat kami.
Jadwalkan konsultasi pribadi dengan penasihat portofolio Baraca.



